Selasa, 24 Maret 2015

Macam-macam komunikasi -- Gaya Hidup dan Penampilan dalam Berkomunikasi ( Minggu ke 3&4)

Nama : Emanuela Claresta Sabatina

Kelas : 3sa01    NPM : 12612482

Matakuliah : KOMUNIKASI BISNIS


Macam-macam komunikasi -- Gaya Hidup dan Penampilan dalam Berkomunikasi ( Minggu ke 3&4)

A.    Komunikasi menurut cara penyampaiannya

Pada dasarnya manusia mampu berkomunikasi antara yang satu dengan yang lainnya, karena itu merupakan kebutuhan manusia dan alamiah sebagai mahluk sosial. Akan tetapi, tidak semua manusia memiliki cara yang sama dalam menyampaikan informasi. Oleh sebab itu ada 2 cara penyampaian informasi :

1.      Komunikasi Lisan

-          Yaitu komunikasi langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana kedua belah pihak dapat bertatap muka. Cnth : dialog
-          Komunikasi tidak langsung dan dibatasi oleh jarak, contohnya : melaui telepon

2.      Komunikasi Non Lisan (tertulis)

-          Surat, yang biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi secara singkat
-          Naskah, unutk menyampaikan berita yang sifatnya kompleks.
-          Blangko-blangko, untuk mengirim berita dalam suatu daftar
-          Gambar, karena tidak dapat dilukiskan oleh kata-kata.
-          Sapanduk, untuk meyampaikan berita kepada orang banyak/ umum.

B.     Komunikasi menurut kelangsungannya

Pada komunikasi macam ini, interaksi kedua belah pihak dibagi menjadi 2 :

1.      Komunikasi Langsung : Proses komunikasi yang dilakukan langsung antara kedua belah pihak tanpa pihak ketiga ataupun media komunikasi lain dan tidak dibatasi oleh jarak
2.      Komunikasi Tidak Langsung : Proses komunikasi yang dibantu oleh pihak ketiga atau dengan media komunikasi lainnya.

C.     Komunikasi menurut Perilaku

Komunikasi merupakan hasil belajar manusia yang dapat dipengaruhi oleh perilaku atau posisi seseorang. Dibagi menjadi 3 :

1.      Komunikasi Formal : Komunikasi yang terjadi di organisai atau perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasi

2.      Komunikasi Informal : Komunikasi yang terjadi di organisasi / perusahaan yang tata caranya tidak diatur dalam struktur organisasi dan biasanya tidak mendapat pengakuan resmi.
3.      Komunikasi Nonformal : Komunikasi yang terjadi antara formal dan informal, yang menyangkut pelaksaan tugas dari sebuah perusahaan / organisasi yang bersifat pribadi.

D.    Komunikasi menurut maksud komunikasi

Bila diperhatikan, sebuah komunikasi dapat tersampaikan dengan baik bila ada ada inisiatif dari sang komunikator. Maka maksud terlaksananya komunikasi banyak ditentukan oleh komunikator.Oleh sebab itu, maksud komunikasi dibagi menjadi 3 :

1.      Berpidato
2.      Memberi ceramah
3.      Memberi prasaran
4.      Wawancara
5.      Memberi tugas

E.     Komunikasi menurut ruang lingkup

Menurut jenisnya, komunikasi berdasarkan ruang lingkup dibedakan sebagai berikut :

1.      Komunikasi Internal : Komunikasi yang terjadi pada suatu ruang lingkup perusahaan atau organisasi yang terjadi diantara anggota perusahaan itu aja. Komuniaksi ini dibagi menjadi 3 :
a.       Vertikal : komunikasi antar atasan kepada  bawahan, misal teguran, pujian
b.      Horisontal : terjadi di dalam ruang lingkup oraganisasi diantara orang-orang yang memiliki kedudukan sejajar.
c.       Diagonal : terjadi dalam ruang lingkup organisasi yang dilakukan antara oranag-orang yang tidak memiliki kedudukan sejajar.

2.      Komunikasi eksternal : Komunikasi yang dilakukan antara perusahaan/ organisasi dengan pihak masyarakat di luar organisasi atau perusahaan. Bentuknya dapat dilakuakn seperti :

a.       Eksposisi, pameran, promosi
b.      Press release
c.       Siaran televisi atau radio
d.      Bakti sosial atau pengabdian pada masyarakat.

F.      Komunikasi menurut aliran informasi

Informasi merupakan komponen penting dalam suatu komunikasi, oleh sebab itu arah komunikasi menentukan terjadinya komunikasi dan dibedakan sebagai berikut :

a.       Komunikasi satu arah (simplex) : Komunikasi yang terjadi satu rah saja (one way communicaton). Ini dilakukan dalam keadaan mendesak atau daarurat, seperti menjaga suatu rahasia pimpinan.
b.      Komunikasi dua arah ( timbal balik) : pada komunikasi ini komunikator  memberikan kesempatan feedback atau respon kepada komunikannya. Sehingga terjadi kepuasan antra kedua belah pihak.
c.       Komunikasi ke atas : terjadi antara bawahan pada atasan.
d.      Komunikasi ke bawah : terjadi antara atasan pada bawahan.
e.       Komunikasi ke samping : terjadi antara yang memiliki kedudukan sejajar.

G.    Komunikasi menurut jaringan kerja

1.      Komunikasi jaringan rantai : terjadi menurut saluran hirarki organisasi ddengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.

2.      Komunikasi jaringan kerja lingkaran :  saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran. Ini dilakukan lebih singkat dan kebalikan dari jaringan rantai.


3.      Komunikasi jaringan kerja bintang : terjadi melalui satu sentral dan jaringan yang dilalui lebih pendek.

H.    Komunikasi menurut peranan individu
      Komunikasi dapat dilakuakn secara individual atau kelompok. Tetai dalam hal ini, individu mempunyai peran penting dalam komuikasi. Ada beberapa macam, diantaranya :

1.      Komunikasi antar individu dgn individu lain : Baik formal atau informal, individu sebagai komunikator harus mampu memperngaruhi perilaku individu lain.
2.      Komunikasi antara individu dg lingkungan luas : Dalam hal ini individu dianggap mampu menjalin komunikasi ke tingkat yang lebih luas.
3.      Komunikasi antara individu dan dua kelompok/lebih : Dalam hal ini, individu menjadi perantara antara dua kelompok, sehingga perlu kemampuan prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.

I.       Komunikasi menurut jumlah yang berkomunikasi

Jumlah yang berkomunikasi juga mempengaruhi proses komunikasi berlangsung. Hal berikut dibedakan jadi 2 :

1.      Komunikasi perseorangan : Komunikasi yang terjadi antara satu pribadi dengan pribadi lain atas permasalahn pribadi juga. Ini bisa dilakukan langsung atau melalui media.
2.      Komunikasi kelompok : Komunikasi yang berlangsung antar anggota sebuah  grup atas permasalahan dalam kelompok itu sendiri. Jenis ini dianggap lebih terbuka dari pada komunikasi perseorangan.

A.    Gaya Hidup

Bayangkan , apa yaang terjadi bila kita tidak pernah tersenyum kepada orang, selalu bermuka judes atau murung? Maka orangpun akan malas berkomunikasi dengan kita. Tetapi jika kita selalu bahagia, tersenyum, maka orang akan senang terhada kita dan mau berbincang, berbagi, dan pastinya berkomunikasi dengan kita.

Oleh sebab itu, gaya hidup bahagia, selalu tersenyum, perlu kita lakukan. Anggapan tentang diri kita sendiri adalah modal awal untuk melangkah sukses. Jika kita beranggapan kita negatif, membenci diri kita, maka itu juga menghalangi langkah kita. Tetapi jika kita bahagia dan tersenyum, maka langkah-langkah kecil akan terbuka untuk kita.        

B.     Mengatur Waktu

Waktu adalah hal yang sangat di butuhkan. Apalagi bagi mereka para pekerja sibuk, waktu yang ada terasa kurang. Sebenarnya tidak ada yang kurang dengan waktu. Kita tidak bisa diatur oleh waktu, tapi kita harus bisa mengatur waktu. Bagaimana menggunakan waktu yang ada dengan efisien. Hal yang perlu dilakukan adalah mebuat skala prioritas. Dengan membuatnya, kita bisa mengatur waktu kita dengan tepat dan tahu mana yang harus diprioritaskan dan bermanfaat untuk dilakukan.

C.     Faktor-faktor keberhasilan penunjang karier

Bila kita ingin meniti karier ke jenjang yang lebih tinggi, kita bisa belajar dari orang-orang dan mengambil hal positif dari mereka. Tidak harus sama, tetapi bisa jadi suatu pegangan. Berikut beberapa faktor penunjang kesuksesan :

a.       Job descrription sebagai pegangan
b.      Memiliki skill yang prima
c.       An iron will in the velvet voice
d.      Agenda kerja
e.       Kekompakan sebagai tim dalam rekan kerja
f.       Interpersonal skill
g.      Wawasan

D.    Penampilan yang serasi

Penampilan juga merupakan hal yang penting. Banyak orang mengabaikan hal ini. Bayangkan jika kita tidak memperhatikannya, melihat saja enggan apalagi untuk mengobrol dengan kita karena kita tidak menarik, rapi, dan serasi. Tidak dipungkiri, penampilan adalah hal pertama yang diperhatika saat kita ingin berbicara atau berkenalan dengan orang bukan? Jika kita rapi dan bersih maka orang akan yakin berkomunikasi dengan kita.

E.     Lambang-lambang dalam berkomunikasi

Perilaku berkomunikasi tidak hanya menggunakan bibir dan suara, tapi mengoperasikan selurung anggota badan dan ekpresi. Semakin lihai kita berkomunikasi, maka semakin pnadai mengoperasikan seluruh gerak tubuh.
Berikut lambang-lambangnya :

1.      Lambang gerakan tubuh dan anggota badan : Bila kita perhatikan, saat berbicara tanpa sengaja jari-jari, tangan, dan bola mata seseorang ikut bergerak. Ini merupakan contoh lambang gerak tubuh dan anggota badan.

2.      Lambang gambar, angka dan huruf-huruf: Bila kita dijalan, suka melihat gambar tanda lalulintas, rambu, angka yang mmemberi petunjuk atau mengkomunikasikan kepada pngguna jalan raya.

3.      Lambang benda-benda tertentu : Contohnya adalah seperti saat ada orang yang berulang tahun, lalu dikirimi bunga sebagai tanda ucapan.

4.      Lambang warna : Di dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi juga bbisa disampaikan dalam warna-warna. Seperti warna hitam mengkomunikasikan kesedihan, merah berarti berani, putih berarti bersih atau suci, dll.



Rabu, 18 Maret 2015

Telaah Novel (Jurnalistik 2)

Nama : Emanuela Claresta Sabatina

Kelas : 3sa01   NPM : 12612482

Mata Kuliah : Jurnalistik

Judul : The Summer I Turned Pretty

Pengarang : Jenny Han

Sinopsis :

            Novel ini mengkisahkan tentang percintaan dan persahabatan seorang gadis bernama Belly, serta dua remaja tampan bersaudara bernama Conrad dan Jeremiah. Mereka sudah berteman sejak kecil dan Belly selalu menghabiskan musim panasnya di rumah Conrad dan Jeremiah karena persahabatan kedua orang tua mereka juga. Belly menyukai Conrad sejak lama, sedangkan Jeremiah menyukai Belly secara terang-terangan.


            Hingga akhirnya di musim panas kali ini, mereka bertiga bertemu kembali untuk mengabiskan liburan musim panasnya dengan tampilan yang berbeda. Conrad dan Jeremiah tumbuh menjadi pemuda-pemuda tampan dan Belly datang dengan begitu cantik dan rupawan sebagai seorang gadis remaja yang telah tumbuh dewasa. Apakah yang terjadi pada musim panas kali ini dimana saat ini merek tumbuh besar sebagai pemuda dan pemudi rupawan? Akankah Belly dan Conrad menjadi sebuah pasangan cinta?

Rabu, 11 Maret 2015

Latar Belakang dan Peranan Komunikas Dalam dunia Bisnis (Minggu ke 2)

Nama : Emanuela Claresta Sabatina
Kelas : 3sa01 NPM : 12612482
Mata Kuliah : Komunikasi bisnis

A.    Komponen-Komponen Komunikasi

Komponen-komponen berikut sangat menunjang terjadinya komunikasi yang baik, diantaranya :

a.       Komunikator (pengirim pesan)
b.      Komunikan (penerima pesan)
c.       Pesan
d.      Respon / tanggapan
e.       Media / alat untuk menyampaikan pesan

B.     Komunikasi tatap muka

Terdapat beberapa tujuan dari komunikasi tatap muka :
a.       Mengerti akan pentinganya komunikasi tatap muka dalam memecahkan masalah.
b.      Mengerti kapan komunikasi tatap muka lebih tepat digunakan dalam memecahkan masalah
c.       Mengerti komponen-komponen dan teknik-teknik pokok agar komunikasi tatap muka berjalan dengan baik
d.      Dapat meningkatkan keterampilan komunkasi tatap muka
Ada keuntungan dalam melakukan komunikasi tatap muka yaitu kita mampu menyampaikan pesan secara jelas dan langsung, serta mampu mengetahui tanggapan lawan bicara secara jujur dan jelas. Ini dikarenakan karena saat bicara tatap muka kita bisa melihat raut wajah, gerak tangan dan mata, tekanan suara, dan lain-lain.

Sedangkan, kerugiannya adalah memerlukan waktu yang lama dalam menyelesaikan masalah. Dimana terjadi perbedaan visi-misi antara komunikator dan komunikan dalam diskusi sehingga memerlukan waktu yang lebih lama.

Latar Belakang dan Peranan Komunikasi Dalam Dunia Bisnis (Minggu ke-1)

Nama : Emanuela Claresta Sabatina
Kelas : 3sa01
NPM: 12612482
Mata Kuliah : Komunikasi Bisnis

A.    Latar belakang penyelenggaraan komunikasi dengan pasar

Di latar belakangi oleh “ Economic of Relatife Plenty”, menjadikan para pengusaha untuk menutup jarak antara produsen dan konsumen. Merupakan suatu target agar daya beli konsumen semakin tinggi, sehingga konsumen dapat merasakan hasil produk dari produsen, serta menjadi tanggung jawab produsen untuk selalu memuaskan konsumen akan barang yang dihasilkan oleh produsen.
Untuk mencapai itu semua, diperlukan komunikasi yang baik dengan pasar. Yaitu bagaimana produsen dapat memasarkan produknya kepada konsumen dengan meluas. Baik dengan kunjungan pribadi, brosur, percakapan telepon atau di jaman modern ini menggunakan media internet.

B.     Konsep dasar dan peranan komunikasi

Komunikasi merupakan bagian dari kehidupan masyrakat, karena secara alamiah manusia memiliki naluri untuk bersosialisasi antara yang satu dengan yang lainnya. Komunikasi juga dapat diartikan sebagai kegiatan manusia untuk berhubungan satu dan yang lainnya secara otomatis. Oleh sebab itu, komunikasi juga disebut sebagai keterampilan.
Salah satu teorinya adalah dari James A.F Stoner yang mengatakan bahwa komunikasi dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan. Dapat disimpulkan komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian. Tetapi diperlukan juga saling pengertian antara si pengirim dan penerima sehingga informasi tersampaikan dengan baik (komunikatif).

C.     Tujuan Komunikasi

a.       Menciptakan pengertian yang sama antara si penyampai pesan dan si penerima. Sehingga informasi dapat sama-sama dipahami sebaik-baiknya dan dapat mengikuti juga mengerti maksud dari si komunikator.
b.      Merangsang pemikiran si penerima akan informasi yang diterima sebagai bentuk persuasif bukan pemaksaan

c.       Memahami keinginan dan aspirasi orang lain


Sumber : e-learning gunadarma

Telaah Novel (Jurnalistik 2)

Nama : Emanuela Claresta Sabatina

Kelas : 3sa01   NPM : 12612482

Mata Kuliah : Jurnalistik



Judul : The Summer I Turned Pretty

Pengarang : Jenny Han

Biografi :

            Jenny Han adalah seorang penulis novel anak-anak dan remaja dari Amerika. Wanita lulusan University of North Carolina di Chapel Hill ini lahir dan besar di Richmond, Virginia. Karya pertamanya adalah novel berjudul “Shug” saat Jenny masih duduk di bangku kuliah. Jenny menghasilkan banyak karya novel bergenre remaja dan anak-anak. Salah satu novel yang paling terkenal dari Jenny Han hingga menjadi novel best seller di New York  adalah ”Trilogy It’s Not Summer Without You”, yang terdiri atas  The Summer I Turned Pretty, It's Not Summer Without You and We'll Always Have Summer. 

Sumber : Wikipedia.org

Kamis, 01 Januari 2015

Sejarah Perkembangan Jurnalistik Nasional dan Internasional

Nama : Emanuela Claresta Sabatina
Kelas : 3sa01       NPM : 12612482
Jurnalistik

Sejarah Perkembangan Jurnalistik
Nasional dan Internasional

Seluruh perkembangan sejarah jurnalistik dan kegiatan jurnalistik, baik nasional ataupun internasional, dimulai pada Romawi masa Julius Caesar (100-44 SM). Julius meneruskan tradisi raja-raja terdahulu untuk menyiarkan kabar mengenai keputusan senat di papan pengumuman, Acta Diurna. Jules berpikir, walaupun kekuasaannya tanpa batas, ia harus mendapatkan inisiasi dari publik Roma.
Sejak saat itu, dikenal istilah Jurnalis yang berasal dari kata diurnalis atau mereka yang menjadi juru tulis senat. Padahal, jika para ahli sains percaya adanya agama, perkembangan jurnalistik sudah ada pada masa sebelum Jules. Misalnya, catatan Eumenes, 363 SM. Ia telah membuat kisah orang-orang ternama masa itu, dari Alexander yang agung sampai Aristoteles. Lebih jauh lagi beribu tahun ke belakang adalah masa Nabi Nuh.

A.    Indonesia
Jurnalisme adalah kata yang berasal dari kata journal yang artinya catatan harian atau catatan kejadian sehari-hari yang disebut juga surat kabar. Journal sendiri, diserap dari bahasa latin yaitu diurnalis, yang artinya orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik.
Dahulu di Indonesia, “jurnalistik” dikenal dengan istilah “publisistik”. Dua istilah ini berasal dari dua negara yang berbeda. “Publisistik” berasal dari Eropa, yang dulu sempat digunakan beberapa kampus di Indonesia karena berkiblat pada Eropa. Seriring berjalannya waktu, istilah “jurnalistik” dikenal di Amerika menggantikan publisistik dan digunakan hingga sekarang termasuk oleh Indonesia.
Pada awalnya, komunikasi terjalin hanya dari mulut ke mulut, hingga akhirnya muncul media cetak yang terpicu oleh penemuan mesin cetak Johannes Guttenberg. Di Indonesia, kegiatan jurnalistik diawali oleh Belanda. Pada masa ini, kegiatan jurnalistik juga digunakan sebagai alat perjuangan. Seperti Bintang Timoer, Bintang Barat, Java Bode dan Medan Prijaji terbit yang juga menjadi koran pertama di Indonesia.
Di zaman Jepang, koran-koran ini dilarang, tetapi ada beberapa media cetak yang diijinkan terbit, yaitu Asia Raja, Tjahaja, Sinar Baru, Sinar Matahari, dan Suara Asia.Indonesia sendiri pernah menerbitkan media cetak bernama Bromas Tani dan Biang Lala (1854) dan Surat Kabar Melayok (1856) yang menjadi langkah awal berdirinya jurnalistik Indonesia.
Pada tahun 1937, didirikan kantor berita pertama di Indonesia yaitu ANTARA yang juga menjadi kantorberita perjuangan hingga tahun 1945. ANTARA didirikan oleh tiga orang pejuang jurnalistik kemerdekaan yaitu Soemanang, A.M. Sipanhoentar dan Adam Malik.
Pada Masa Kemerdekaan, Indonesia mulai mengenal media komunikasi radio, yand dikenal dengan nama RRI ( Radio Republik Indonesia). Pada Tahun 1962, ASIAN GAMES ke-IV diselenggarakan untuk pertama kalinya dan menjadi pemicu di Indonesia untuk menggunakan televisi yang dikenal sampai sekarang TVRI (Televisi Republik Indonesia) dengan teknologi hitam putih.
Masa kekuasaan Presiden Soeharto, adalah masa-masa kelam bagi dunia pers di Indonesia. Seperti kasus pmbreidelan Harian Indonesia Raya dan Majalah Tempo. Hal ini memunculkan Aliansi Jurnalis Independen yang mendeklarasikan diri di Wisma Tempo Sirna Galih. Beberapa aktivisnya dimasukkan ke penjara. Setelah itu, naiklah kekuasaan BJ Habibie setelah lengsernya Soeharto. Di masa inilah, kebebasan pers diakui dan banyak media massa bermunculan dan diaturlah undang-undang kewartanan dalam UU Pers Nomor 40 tahun 1999 oleh Dewan Pers dan undang-undang penyiaran yaitu UU Penyiaran Nomor 32 tahun 2002 oleh KPI.

B.    Internasional ( Amerika)
Awal kegiatan jurnalistik di Amerika dimulai adalah di daerah Amerika Utara.  Dimana perkembangan pers di Amerika Utara mengikuti sejarah unik kolonial Inggris. DI Tanah Inggris sendiri lahirlah surat kabar Oxford Gazzete yang menggantikan Gazzete, surat kabar Italia. Pada awal masa Revolusi Industri, ilmu komunikasi atau dunia jurnalistik mulai dikenal di Eropa, yaitu di Swiss untuk pertama kalinya, di Universitas Basel Swiss. Ini membawa Amerika Utara untuk turut serta membangun sekolah jurnalistik yaitu Columbia School of Journalism tahun 1912. Hingga pada abad ke-20 kegiatan jurnalistik dan ilmunya semakin berkembang, kode etik dilahirkan, hingga meluas menjadi profesi juga kepakaran.
Media massa di Amerika dimulai pada tahun 1800-1900, dimana kemajuan publikasi sangat cepat karena adanya mesin cetak yang cepat. Lalu muncul cara-cara untuk memunculka foto pada media surat kabar dengan penemuan mesin pencetak foto, sehingga surat kabar terlihat lebih enak dibaca. Hingga pada tahun 1893, media cetak Amerika sudah memakai tinta warna. Dilanjutkan pada tahun 1899, Amerika mulai mengenal media perekam dengan pita, sehingga memudahkan para wartawan untuk mencari informasi dengan merekam suara dari narasumber.
Pada tahun 1920, mulailah pemberitaan dengan menggunakan media radio sampai tahun 1950 media televisi menjadi populer di Amerika. Kemajuan teknologi yang ada ini, membuat media berkembang tidak hanya melalui surat kabar, televisi dan radio, tetapi mulai muncul media internet pada tahun 1970 yang menjadi populer hingga sekarang.

Sumber:
-http://forumwartawanindonesia.blogspot.com/2012/01/sejarah-jurnalistik-dan-perkembangannya.html
-http://www.purbagaleri.com/2014/10/sejarah-jurnalistik-indonesia.html
-http://www.bimbie.com/sejarah-media-pemberitaan-di-amerika-serikat.htm

Orientasi Dalam 5-10 tahun Ke Depan

Nama : Emanuela Claresta Sabatina
Kelas : 3sa01
NPM : 12612482
Tugas Jurnalistik
Orientasiku Dalam 5-10 Tahun Ke Depan

Setiap manusia yang hidup, pasti harus punya cita-cita, jika tidak, dia sama saja dengan orang yang tidak hidup. Begitu juga dengan saya, banyak cita-cita dan keinginan yang ingin saya raih dalam 5-10 tahun kedepan. 
Orientasi saya adalah setelah menyelesaikan kuliah S1 Sastra Inggris, saya punya cita-cita untuk bekerja di salah satu bank nasional atau internasional. Pilihan lainnya adalah bekerja di salah satu perusahaan asing. Sembari itu yang pasti saya berharap bisa menemukan jodoh yang terbaik bagi saya. Setelah itu saya ingin menabung gaji saya kelak dan dialokasikan untuk membeli kebutuhan primer yaitu rumah, jika sanggup membeli kendaraan, untuk menikah dan saya ingin buka usaha sendiri, seperti cafe atau restaurant. Sehingga kalaupun saya sudah tidak bekerja atau menjadi ibu rumah tangga, saya tetap memiliki pekerjaan, yang mana hasilnya bisa untuk menambah kebutuhan hidup dan memang bisnis cafe adalah salah satu cita-cita yang sangat saya inginkan.
Saya pikir demikian orientasi saya dalam beberapa tahun ke depan, semoga dapat terwujud.